Posts

Java Chip Frappuccino Drinker in A Nutshell Part 3

Image
Setiap saya berpapasan atau berinteraksi dengan mereka yang lebih muda, khususnya anak kecil, saya sangat sering berpikir apakah saya sudah bisa menjadi contoh yang baik bagi mereka. Apakah perilaku saya sudah cukup pantas untuk membina generasi berikutnya. Saya sadar, sangat sadar, bahwa diri saya masih jauh dari kata baik dan cukup. Untuk itulah, setiap saya bertemu dengan mereka yang lebih muda, khususnya anak kecil, saya merasa mendapat tamparan untuk bertanya kepada diri saya sendiri, "Dev, are you good enough?"

Sudah cukup banyak buku mengenai parenting yang saya baca. Namun semakin banyak saya membaca, semakin banyak saya menyerap ilmu-ilmu tersebut dan menanamkannya lekat-lekat dalam memori saya, semakin gencar saya bertanya kepada diri saya sendiri, "Dev, are you even good enough?"

Having children is such a very, very, very big deal for me that I will not mind at all jika saya harus menjadi seorang full housewife selama dua tahun pertama anak-anak saya la…

Auuwsomeness of Big Bad Wolf Jakarta 2017

Image
Hi, auuwsome people!
Do you guys enjoy reading? Give me a high five if you do! Untuk para pecinta buku, khususnya buku-buku impor, gue akan merekomendasikan salah satu event buku terbesar dan paling recommended yang pernah ada di dunia dan syukurnya ada juga di Jabodetabek, yaituuu *drum roll*



BIG BAD WOLF AUUWSOME!
Pada tahun 2017 lalu, Big Bad Wolf (BBW) Indonesia sebenarnya diadakan di Jakarta dan Surabaya. Namun karena gue cuma datang ke BBW Jakarta, jadi gue akan cerita tentang BBW Jakarta aja yaa. But before we start, do you guys know what BBW is? Bagi yang baru pertama kali baca tentang BBW, jadi BBW adalah pameran buku terbesar di dunia dengan diskon 60 - 80%! Wow, sadis gak tuh? Dan yang gak kalah gokil, BBW buka nonstop selama 280 jam. Can you imagine that? Dalam waktu dekat, BBW akan kembali hadir menemui kita-kita di Jakarta pada 29 Maret - 9 April 2018 lho di ICE BSD! Udah gak sabar kaaan? Nah, supaya pemahaman kita lebih komprehensif, gue akan cerita nih terkait pengalaman…

Kajian Sirah, Sifat Nabi Muhammad SAW

Image
Salah satu sifat Nabi Muhammad SAW yang paling membuat saya takjub adalah ia yang selalu rapih, bersih, dan somehow berpenampilan up-to-date. Hal ini membuat saya takjub karena selama ini pendakwah sering diidentikan dengan penampilan yang 'sederhana' dalam konteks tidak begitu menarik bahkan terkesan kuno.

Namun, ternyata bukan seperti itu sifat Nabi Muhammad SAW. Pendakwah haruslah seseorang yang menarik, mampu berbaur dan disenangi oleh semua orang sehingga berpenampilan rapih, bersih dan somehow up-to-date menjadi hal yang penting. Asalkan gaya berpenampilan kita tetap fungsional dan tidak berlebihan.

Hal ini sebenarnya sudah sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Bukankah kita cenderung menyenangi seseorang yang berpenampilan menarik dibandingkan dengan seseorang yang berpenampilan tidak menyenangkan? Hal ini harus mulai kita perhatikan dari sekarang. Jangan lupa mandi, pakailah parfum dan rapihkan pakaian.

Bukankah kau ingin dakwahmu efektif? Karena itu, contohl…

Dialog Tokoh - Ibu Leni Nurlaeni

“Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan aku cabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan aku guncangkan dunia." ~Soekarno Ucapan Presiden Indonesia pertama tersebut sudah sering kita baca dan dengar di berbagai kesempatan. Terlihat sangat jelas bahwa masa depan bangsa tergantung di tangan pemuda dan ‘guncangan’ yang dihasilkan. Apakah sebenarnya bentuk guncangan yang diharapkan dari para pemuda? Tentunya hal-hal yang mampu menjadi kebermanfaatan yang besar dan luas bagi masyarakat. Pada 25 Januari 2018, kami peserta Rumah Kepemimpinan Regional 1 Jakarta berkesempatan untuk bertemu dengan Ibu Leni Nurlaeni yang merupakan petinggi Kementerian Keuangan sekaligus dewan pembina Regional 2 Bandung. Beliau berkata bahwa jika seseorang berbicara mengenai kebermanfaatan, hal tersebut akan optimal jika disesuaikan dengan problema yang dihadapi oleh masyarakat sekitar maupun di lokasi yang memang menjadi concern. Sudah banyak contoh kasus di mana para pemuda mendatangi suatu kelo…

Patience

Selama satu minggu terakhir, saya belajar banyak perihal definisi kesabaran. Semisal, ketika saya siap dan bersedia untuk melakukan segala sesuatunya dengan sigap, cepat dan efektif, namun ada saja hal yang seakan-akan menyuruh saya untuk sejenak berhenti berlari sembari berkata, "Sebentar, ya, Devita. This whole thing is not only about both of you. Everything will work out well kok, Dev, tapi tunggu sebentar, ya."

'Tunggu sebentar' di sini memang sebentar kok, mungkin hanya satu atau dua hari. Tapi ketika kita ingin mengerjakan segala sesuatunya dengan sigap dan sebaik-baiknya, menunggu satu atau dua hari rasanya seperti menanti bertahun-tahun. Lucu, ya. Jujur, baru kali ini saya merasa seperti ini.

Kembali ke perihal sigap, kali ini mari kita kaitkan dengan rasa sungkan. Jika kalian mengenal saya dengan baik, kalian mungkin merasa bahwa saya salah satu orang paling sungkan-an yang pernah kalian kenal. Sifat ini sungguh membuat kesabaran saya seakan diuji ketika say…

Asy-Syaj'ah, ayo berani!

Fitrah manusia adalah selalu diberi cobaan. Hal ini tentu menimbulkan ketakutan. Bahkan, tidak jarang manusia cenderung cinta dunia dan takut mati. Kita terkadang lupa bahwa tujuan utama kita adalah akhirat. Sehingga, jangan jadi orang yang tidak punya sikap karena keberanian adalah tuntutan keimanan. Orang yang berani cenderung bersikap tenang dan optimis. Mereka juga selalu percaya bahwa sesungguhnya pertolongan Allah SWT begitu dekat.

Ketika kita berbicara tentang berdakwah, tentu seorang pendakwah harus bersikap berani agar ia mampu melawan segala rintangan yang menghadang dakwahnya. Keberanian sesungguhnya adalah penopang dakwah. Pendakwah juga harus memiliki keyakinan yang tinggi terhadap segala rencana Allah SWT. Rasa takluk harus ditaklukan. Kaderisasi juga harus dilakukan agar generasi penerus lebih baik dari kita.

Bersabarlah dalam ketaatan dan janganlah berharap balasan selain terhadap Allah SWT. Lakukan segala tindakanmu dengan penuh perhitungan. Milikilah daya tahan yang …

Liburan Terakhir di Masa Muda

Suatu pagi saya pernah sarapan sama Aul di bawah. Di situ kami ngobrol banyak. Salah satunya adalah betapa kehidupan yang sebenarnya sudah sangat di depan mata. “Liburan semester lalu itu jadi liburan terakhir masa mudaku,” kata Aul. Bener juga. Saya setuju. Apalagi, ada kemungkinan saya akan menikah tahun depan. Kemungkinan doang. Calonnya mah belum ada wkwk. Kan kemungkinan selalu ada, iya gak? Siapa tau tiba-tiba ada yang ngajak nikah tahun depan wkwk. Paansi dev. Wah, tapi kalau bener kejadian (bingung dah ini mau gue aminin gak ya), begitu banyak hal yang perlu dipersiapkan, mulai dari material hingga mental, hingga benar juga, liburan semester lalu benar-benar menjadi liburan terakhir masa muda saya.
Banyak yang harus dipersiapkan, ya. Semangat!